Preloader
Dosen UMBY Berpartisipasi dalam Penyusunan Kurikulum Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Ma rsquo arif 1 Temon

Dosen UMBY Berpartisipasi dalam Penyusunan Kurikulum Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Ma rsquo arif 1 Temon

KULONPROGO, Klik Indonesia - Dosen Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menjadi bagian dari acara review dan revisi Kurikulum Merdeka serta Deep Learning yang diselenggarakan SMK Ma’arif 1 Temon, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (07/07/2025).

Kegiatan tersebut melibatkan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dalam penyusunan kurikulum terbarunya.

Dalam kesempatan tersebut, dosen Fakultas Teknologi Informasi UMBY, A. Sidiq Purnomo, S.Kom., M.Eng., memberikan rekomendasi strategis untuk penyempurnaan kurikulum.

Ia menekankan integrasi teknologi terkini seperti AI, blockchain, dan IoT, serta penggunaan tools kolaboratif seperti GitHub.

“Siswa perlu familiar dengan praktik industri sejak dini. Materi basis data disarankan untuk diperkaya dengan NoSQL seperti MongoDB, sementara pemrograman web perlu menitikberatkan keamanan dari ancaman SQL Injection dan XSS,” terang Sidiq.

Sementara itu, Ketua Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak, Uji Wardoyo, S.Kom., menyambut baik masukan UMBY dan DUDI lainnya. Ia menegaskan siswa harus memiliki keseimbangan antara hardskills dan softskills, seperti kemampuan publik speaking, kerjasama, tanggungjawab, hingga sisi kepemimpinan.

“Kurikulum baru akan diperkuat dengan materi pemrograman mobile cross-platform seperti Flutter dan React Native. Proyek kolaboratif dan studi kasus nyata akan menjadi fokus kami,” imbuhnya.

Selanjutnya Kepala Sekolah SMK Ma'arif 1 Temon, Rohwanto menegaskan komitmen sekolah untuk terus berkolaborasi dengan industri melalui evaluasi berkala dan program magang.

 "Kurikulum harus adaptif dan relevan dengan kebutuhan pasar. Harapannya, lulusan SMK Ma’arif 1 Temon tidak hanya menguasai teknis, tetapi juga siap bersaing di tingkat global,” tutur Rohwanto.

Dengan masukan dari UMBY dan DUDI, SMK Ma’arif 1 Temon optimis dapat menyempurnakan kurikulum yang lebih dinamis dan berorientasi masa depan.

 Langkah ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap menjawab tantangan industri teknologi.

FTI UMBY
Author

FTI UMBY

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *