MOU ADITIF dan APTIOM

Dukung Implementasi MBKM, FTI UMBY Prakarsai Penandatanganan MOU APTIKOM DIY dan ADITIF

Yogyakarta, dndsandyra.com – Saat ini model pembelajaran sudah masuk ke era Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang mana dari sisi dosen/pengajar/akademisi harus melakukan upaya yang luar biasa untuk menyetarakan antara proses akademik dengan dunia kerja/dunia industri.

Perguruan tinggi, berharap industri mampu menyerap output lulusannya secara maksimal, sedangkan dari sisi industri juga berharap bahwa perguruan tinggi dapat mencetak talenta yang sesuai kebutuhan perkembangan industri, namun harapan itu jarang terwujud.

Menanggapi hal tersebut, maka diperlukan MoU antara pihak industri dan perguruan tinggi sebagai bentuk wujud komitmen kedua pihak. Hal ini dilakukan dalam rangka menselaraskan output perguruan tinggi dengan kebutuhan industri digital.

Seremonial penandatanganan MoU Kerjasama ini dilakukan oleh Asosiasi Digital Kreatif (ADITIF) dan Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer (APTIKOM) Wilayah V Yogyakarta, dilakukan melalui aplikasi Zoom pada Kamis (16/09/21) pukul 10:00 – 12.00 WIB. Kegiatan ini juga mengawali rangkaian acara Bincang Cerita Teknologi Negeri (BCTN) 2.0, yang dijadwalkan selama 3 (tiga) hari, dari Kamis (16/09/21) sampai Sabtu (18/09/21).

Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (FTI UMBY) Anief Fauzan Rozi, S.Kom., M.Eng., MCE. menyampaikan bahwa kegiatan ini sebenarnya merupakan tindak lanjut dari forum MBKM dan Industri yang telah diadakan sebelumnya pada Rabu (8 September 2021) yang diprakarsasi oleh FTI UMBY dan ADITIF.

Dr. Agfianto Eko Putra, M.Si. selaku perwakilan dari APTIKOM DIY, menyampaikan “penandatanganan MoU ini dimaksud untuk memudahkan kerjasama antara para akademisi dengan dunia profesional, sehingga mahasiswa nantinya tidak hanya belajar teori dan konsep saja tapi juga secara praktis. Harapannya nanti mahasiswa dapat lebih mandiri, bisa berpikir kreatif, dan memiliki wawasan luas.

“Saya mewakili APTIKOM Wilayah V DIY berharap, semoga kedepannya kita bersama dapat membuat semacam sinergi, sehingga semuanya lancar dan menguntungkan ke dua belah pihak baik akademisi dan dunia profesional” imbuhnya.

Saga Iqranegara selaku ketua dan perwakilan dari ADITIF juga menyampaikan hal serupa, “Kami selaku perwakilan industri berharap dengan adanya kolaborasi antara kedua pihak, apa yang menjadi impian dari dunia perguruan tinggi dan industri selama beberapa dekade terakhir, dapat terwujud menjadi kenyataan”.

“Hari ini adalah langkah pertama untuk menuju tujuan bersama yang telah lama didambakan oleh semua pihak.” imbuhnya.

Source : dndsandyra.com
Editor : DnD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *